21 Oktober 2013

someday~first love~



Aku tidak tahu berapa lama aku telah menempatkanmu dalam hatiku. Aku telah menyembunyikan segalanya di hatiku. Setiap kali kita bertemu. Setiap kali kita bertatapan
Kupikir aku tidak berbeda. Tahukah kau berapa lama aku telah melawan diriku menyangkal bahwa aku sungguh mencintaimu!.hey kau !Tidak dapatkah kau dengar hatiku menyebut namamu, mengatakan bahwa aku mencintaimu?.Tapi aku tidak bisa menunjukan hatiku pada setiap orang karna aku takut mereka akan tahu apa yang aku rasakan. Tidak dapatkah kau dengar hatiku memanggilmu? Memujimu ? menunggumu? Ya Menunggumu… dan aku berharap bahwa kau akan menyadarinya suatu hari nanti. Aku selalu Berpikir mengapa aku mencintaimu, berpikir aku merasakan cintamu. Namun sungguh jauh di dalam diriku, aku tidak bisa mengatakannya padamu aku terlalu lemah dan tak bisa mengunggkapkan rasa. Aku selalu berdoa bahwa kau akan menyadari wanita ini masih mencintaimu… sungguh benar benar berharap kau akan mengetahuinya entah berapa lama lagi sampai kau benar benar mengerti.


ingatkah kau?



Masih ingatkah kau dengan kenangan kita dahulu ? saat kita bersama selalu berbagi kisah, suka, duka ya semua itu karna adanya cinta diantara kita. Hari hari kita lewati bersama  tak peduli suasana hati yang dirasa yang aku tahu saat bersamamu aku merasakan nyaman. Masih ingatkah kau saat kau kecup keningku disaat aku resah bahwa kau akan meninggalkanku?. Masih ingatkah kau saat kau menggenggam tanganku erat dan meyakinkan bahwa kau selalu ada untukku?. Masih ingatkah kau saat kau peluk erat tubuhku dan mengatakan bahwa aku adalah hidupmu?. Masih ingatkah kau saat kau usap airmataku dan berkata bahwa masih ada kau untukku?. Dan masih ingatkah kau saat senyummu menghapuskan semua airmata dan semua janji janjimu mengatakan bahwa kau satu satunya cinta terbaik untukku. Masih ingatkah kau itu semua ?. sampai saat ini setelah semua ucapanmu dan janjimu kau leburkan.. aku masih mengingatnya. Senyummu pun masih jelas terlihat dalam benakku. Jika aku tahu semua akan seperti ini aku memilih untuk tidak mengenalmu dan menjadikanmu sosok yang paling spesial . aku sadar cinta tak bisa dipaksakan kita berpisah memang karna perbedaan. Kau tau sampai sekarang aku masih memanggil namamu. Dimana kamu sekarang ? kau tahu air mata ini selalu kuteteskan setiap kali aku mengingatmu. Aku mencarimu! aku membutuhkanmu !. masihkah kau mengingat semua kenangan kita yang sudah terkubur? Masihkah kau punya serpihan rasa cinta yang ada saat kita bersama dulu?. aku berharap kamu akan kembali kepadaku walaupun aku tahu itu takan pernah mungkin. Sungguh aku mencintaimu dari lubuk hatiku dan aku akan selalu memanggil namamu disetiap langkahku..

13 Oktober 2013

Hilang



Waktu begitu cepat berlalu. Semuanya terasa sebentar seperti saat ku kedipkan mata ini. Masih ingatkah kau tentang cerita kita dulu?. Ya, dari awal pertemuan kita yang tak mengenal satu sama lain. Mulai dari perkenalan biasa, saling menyapa, saling bercerita dan sampai pada akhirnya aku merasa kita begitu dekat. Entah mengapa ini bisa terjadi tentunya inilah takdir yang Tuhan pilihkan agar kita saling mengenal satu sama lain. Rasanya memang senang mendapatkan teman baru namun kalimat “teman” itu kurasa kurang cocok karena entahlah ada sesuatu hal yang membuat kau seperti lebih dari sekedar teman. Hari hariku begitu bahagia karenamu banyak warna yang kau lukiskan dalam kanvas kehidupanku. Kau seperti penyemangat untuk awal hariku. Perhatianmu sungguh membuatku terbuai walaupun hanya hal kecil namun itu sangat berarti untukku. Kita sering melewati hari bersama, tak ada satupun hal yang kau dan aku sembunyikan satu sama lain. Rasa itu semakin kuat dan semakin kuat sampai pada akhirnya aku akui aku “JATUH CINTA PADAMU”. Kau orang pertama yang mungkin membuatku merasakan hal yang sulit ku ungkapkan walaupun sebelumnya aku juga pernah merasakan cinta namun tak sehebat seperti ini. “kamu lebih dari teman ataupun sahabat” ingatkah kau akan kata kata itu ?! kata kata yang kau ucapkan padaku dimalam saat kita duduk berdua ditemani berjuta bintang dilangit. “aku sayang sama kamu” dan ingatkah kau ucapkan itu padaku?! Itu adalah kata kata yang kau ucapkan saat aku berada dalam dekapanmu. Apakah ini hanya persahabatan semata? Bukan ! ini seperti lebih dari itu ! ya ! selayaknya sepasang kekasih. Tapi.. kita bukan sepasang kekasih ! kita hanya sahabat !. aku sungguh terlalu percaya saat itu bahwa kau merasakan hal yang sama tanpa aku harus menanyakan kepadamu tentang rasa itu. Kau semakin nyata kau semakin dalam memasuki relung hatiku. Sampai pada suatu hari aku memberanikan diriku untuh bertanya tentang semua rasa dan asa kepadamu. Kutunggu jawaban indah darimu. Namun ternyata semua itu hanyalah angan belaka yang memang lepas terbang tinggi dan takkan ku genggam. “maaf, aku tak merasakan seperti apa yang kamu rasakan” kau tau rasanya saat kau ucapkan itu padamu?! Aku seperti jatuh kedalam lubang yang dalam dan tak berujung. “tapi? Dulu kamu bilang kamu sayang sama aku? Kamu bilang aku lebih dari sekedar sahabat untukmu?”. “ya aku memang sayang sama kamu dan kamu memang lebih dari sekedar sahabat karna kamu aku anggap adikku sendiri”. Ah bodoh ! aku memang benar benar tolol ! aku sudah berharap lebih darimu ! terlepas memang kau tak pernah begitu perhatian padaku seperti yang aku lakukan padamu ! namun masih terngiang dalam benakku tentang ucapan sayangmu tentang segala ucapanmu yang membuat diriku terasa special namun ternyata hanya sekedar kau anggap aku ini adikmu. Ini kenyataan pahit yang harus kuterima. Ku coba melupakanmu tapi itu membuat ku semakin terhanyut dalam luka. Semakin lama kita semakin menjauh dan tak ada lagi sapaan diantara kita berdua. Belum hilang luka yang aku dapatkan tiba tiba kau hadir tepat didepanku dengan seorang wanita yang kau genggam erat jemarinya itu. Dengan acuh kau lewat didepanku. Kau tak peduli pada ku! Kau tak peduli pada perasaanku. Padahal kau jelas tau ! AKU MENCINTAIMU !. semakin dalam luka ini. Semakin sesak rasanya melihat kau bersamanya. Terimakasih… terimakasih kau telah membuatku menjadi orang tolol ! ya tolol karna mencintai seseorang yang takkan pernah mencintaiku.

sunday, october 13, 2013

aku kangen kamu...iya kamu tapi apa hak aku buat kamu ? siapa aku dimata kamu ? kamu gak akan sadar aku selalu ada selalu sayang sama kamu.. tapi kamu ? iya kamu sibuk.. sibuk dengan urusan hatimu kepada yang lain.. kita emang deket tapi hanya sebatas sahabat ! berharap lebih ? bodoh ! kamu gak akan punya rasa ke aku. kamu tau sakit kan ?! iya itu rasa yang aku sembunyiin dari senyum palsu di depan kamu..gak ada sedikitpun rasa perhatian kamu ke aku.. boro boro.. mikirin aja enggak ! ngarep banget aku !

-i-

12 Oktober 2013

saturday, october 12, 2013



Angin yang lembut berhembus menyetuh tubuhku.Aku terdiam termenung bersama indahnya kegelapan malam. Terpikir olehku tentang dirimu. Ya..dirimu seseorang yang benar-benar aku cintai .Mengapa bisa aku mengenal dirimu? Mengapa bisa aku jatuh hati padamu? Padahal aku tahu kau bagaikan mimpi yang sangat tinggi bagiku. Kau sangat sulit kuraih, Kau sangat sulit kupeluk dan kumiliki. Aku sadar siapa aku. Aku bukanlah dia, ataupun mereka. Aku bukanlah sesosok orang seperti dia Seseorang yang engkau puja dan kau harapkan. Telah lama aku sadari cintaku padamu itu bertepuk sebelah tangan .Tetapi mengapa rasa ini takkunjung hilang? Aku terlalu terbuai dalam perasaan ini Walaupun aku hanya merasakan sakit hati dan selalu kuteteskan air mata untuk dirimu. Aku tulus mencintaimu Aku tak peduli dengan semua kekuranganmu Tak peduli kau seegoisa papun Tak peduli bahwa kau adalah orang yang menyebalkan Mungkin.. Kau tak akan pernah merasakan apa yang aku rasakan padamu Kau tak pernah peduli padaku, Kau sangat acuh padaku, Atau mungkin kau menganggap aku tak pernah ada di dalam kehidupan mu. Kau terus mengejar dia yang kau cintai tanpa melihataku yang selalu ada di belakangmu. Kapan kau akan melihatku yang terus terdiam menunggumu? Sampai detik ini aku masih terus terdiam, Entah sampai kapan aku akan menunggumu…..
-i.a-